Sabtu, 12 Juli 2014

Racun di Senam Pagi



Miskin cipir muak terpekik
Terdesak kuak mendekik
Bagian cempal mencuat mencekik
Menyesak menghujam sempitnya dada
Hirupannya hanya racun semata
Mati lumuran noda mengalir
Mendesir semilir tersisir rapi
Ini masih pagi !
Kejamnya kau !
Terkam mendiang kami !

Kau racuni dengan molek nya tubuh
Tikam kami dengan sendau gurau
Engkau ingin kilirkan kami ?
Busuk mu pun akan kami ciprati
Noktahmu pun tak kuasa mencuri ruh ini
Masih ingin kau nodai ?
       Siapkan dirimu !
       Yang menggegam hati kami bukanlah benang
       Kilat pun tak kuasa menikam
       Kau ?
       Deburan pasir !
Kala ditiup kau hancur
       Mengerti !!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Pages

Pages - Menu

Search