Senin, 19 Januari 2015

Belajar Lagi Belajar Lagi...

Saudaraku, pasti kebanyakan dari kita pernah belajar menaiki sepeda. Ya kan? Lalu apa yang kita alami dalam masa belajar itu? Apakah seketika itu juga kita langsung bisa naik sepeda, ataukah kita harus jatuh bangun agar bisa mencapai keinginan kita, yaitu bisa bersepeda berkeliling2 perumahan?
Semua kita pasti sepakat, bahwa bila kita sedang belajar naik sepeda, pasti akan jatuh. Entah sekali, 2 kali, 3 kali, atau bahkan berkali-kali. Tapi, apakah itu semua menghalangi kita untuk bisa menaiki sepeda? Tentu saja itu semua tidak menyurutkan langkah kita untuk terus belajar mengkayuh sepeda kita agar bisa menaikinya.
Sebagaimana permisalan di atas, adalah permisalan kita dalam menuntut ilmu syar'i. Dalam kita mempelajari ilmu syar'i sudah barang tentu kita akan mengalami berbagai macam halang dan rintang. Dari mulai sulitnya niat untuk menghadiri pengajian, lalu sulit menghapalnya, lalu sulit mengamalkannya, dan kesulitan2 yang lain.
Tapi, akankah kita mengurungkan niat dan langkah kita untuk menuntutnya? Atau akhirnya kita menyerah untuk mendapatkannya?
Jikalau begitu, maka ingatlah filosofi sepeda di atas. Seorang penuntut ilmu pasti akan mengalami kesulitan, akan tetapi, ia harus berjuang sekuat tenaga untuk mampu menghadapinya.
Cukuplah teguhnya pendirian Rasulallah shalallahu'alaihi wa sallam kita jadikan contoh. Di kala beliau tidak diterima di Thaif, di musuhi oleh pamannya, dan banyak lagi kisah pilu yang beliau alami.
Lantas, surutkah langkah kita untuk menapaki jalan dakwah beliau dengan mendatangi majlis ilmu? Atau sudah beratkah tubuh kita untuk mendapatkan harta warisan beliau yang paling berharga? Atau mungkin sudah keraskah hati kita untuk mendengarkan nasihat2 emas beliau?
Maka sebagaimana Ibnu Qayyim -Rahimahullah- berkata mengenai cara mencari hati, beliau menjawab, carilah hati tersebut di 3 tempat, yang salah satunya adalah di majelis ilmu Syar'i. Oleh karena itu, Hendaklah kita mencari hati kita disana apabila hati kita sudah mulai keras membatu.
Semoga Allah memudahkan langkah kaki kita, meringankan badan kita, dan melunakkan hati kita untuk mendatangi taman2 surga yang terhampar luas di dunia, yaitu majelis ilmu, sebelum kita mendatangi taman-taman surga yang sebenarnya di surga Allah yang kekal abadi.

Ust. Seno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Pages

Pages - Menu

Search